Cara Trading Forex dengan Menggunakan Peta Sesi

 

Cara
Trading Forex dengan Menggunakan Peta Sesi
– Trader pasar saham yang berpengalaman sering mencoba untuk menerapkan sistem mereka yang telah teruji dalam trading Forex. Mereka sering mengalami kemunduran yang sama seperti calon trader Forex ketika mereka melakukannya. Kenapa ini? Apa yang membuat pasar Forex begitu berbeda dari saham, obligasi, atau indeks?

Salah satu perbedaan utama adalah bahwa pasar Forex melakukan trading terus menerus, 24 jam sehari, lima hari seminggu. Tindakan terus-menerus ini (tetapi intensitasnya berfluktuasi) berarti peserta baru harus menyesuaikan gaya trading mereka. Strategi yang berhasil di pasar
lain perlu diubah untuk menanganinya. Berikut adalah cara Trading Forex dengan menggunakan peta sesi:

Trading dengan Pusat Uang yang Berbeda

Cara cerdas untuk mengelola tindakan selama 24 jam non stop di pasar Forex adalah dengan memecah setiap hari menjadi tiga “sesi” utama yang terjadi setiap hari pada saat trading.

Sesi Asia/Pasifik

Omset terbanyak di zona waktu ini dilakukan di Sydney, Tokyo, Hong Kong, dan Singapura. Biasanya, akan ada eksportir dan bank sentral regional yang aktif. Namun, likuiditas tidak sedalam selama sesi London atau New York.  Dengan demikian, aksi harga biasanya tidak semenarik selama sesi lainnya.

Sesi Asia memang memiliki momennya sendiri, lalu ketika ada data regional, maka Anda dapat mengandalkan pergerakan terarah yang sangat kuat saat melakukan trading. Tetapi pada sebagian besar waktu, sesi ini terikat rentang atau mengikuti apa pun yang terjadi di sesi New York.

Bagaimana Cara Trading Forex dengan Menggunakan Peta Sesi?

Sesi London

Ini mungkin sesi terpenting hari ini, karena alasan geografis di atas segalanya. Seiring dengan London, pusat keuangan Eropa lainnya seperti Frankfurt, Jenewa, dan Paris aktif. Itu sebabnya aktivitas perusahaan yang cukup besar terjadi selama sesi ini dan berkontribusi pada likuiditas sesi yang dalam. Likuiditas yang dalam ini berarti bahwa aksi harga yang terlihat selama sesi London cukup penting. Ini memberikan wawasan yang baik tentang sentimen dan posisi pasar.

Sesi New York

Pasar Forex mengalami puncak omset saat London menyerahkan tongkat estafet ke New York. Namun, sementara sesi London cenderung trendi, New York dapat memiliki lebih banyak volatilitas dan penurunan. Selama sore hari di New York, likuiditas mulai menurun dengan cepat.

Bagaimana Anda Trading Forex dengan Peta Sesi?

Jelas, strategi trading terbaik untuk diterapkan dapat berubah secara signifikan. Tujuan dari peta sesi adalah untuk membantu trader memvisualisasikan sesi mana yang beroperasi. Peta sesi memungkinkan trader untuk melihat kekuatan dan kelemahan selama sesi dengan
efisien. Mereka juga membantu Anda melihat pola yang dapat membantu dalam mengidentifikasi sentimen pasar.

Apakah semua tren ke arah yang sama?
Mungkin USD menarik semuanya ke arah yang sama, atau akan mendorong mata uang hasil tinggi menjadi lebih tinggi. Apakah USD-dinamis, dengan EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, dan NZD/USD bergerak satu arah dan USD/CAD dan USD/CHF sebaliknya? Apakah ini hari komoditas dolar, dengan pergerakan besar di AUD/USD dan USD/CAD?

Peta sesi dapat membantu menetapkan faktor-faktor ini dengan mudah. Indikator peta sesi berlimpah dan dapat ditemukan di semua platform trading. Peta sesi yang divisualisasikan di atas adalah indikator paling populer yang digunakan oleh para Trading Forex pada saat ini. Di indikator ini, setiap warna mewakili sesi yang berbeda (Asia = ungu, London = hijau, New York = merah).