Cara Menggunakan Aksi Harga dalam Trading Forex

 

Cara Menggunakan Aksi Harga dalam Trading Forex – Tindakan harga mengacu pada perubahan harga pasangan Forex selama jangka waktu tertentu. Sentimen atau faktor fundamental apa pun yang memengaruhi keputusan pedagang, itu akan tercermin dalam aksi harga untuk periode trading itu. Semua pembeli dan penjual memengaruhi harga pasangan valas, saham, indeks, dan jenis sekuritas lainnya. Trading Forex dengan aksi harga akan bergantung pada kebenaran dasar ini.

Apakah Anda Ingin Grafik Anda Bersih atau Berantakan?

Grafik tindakan harga adalah tindakan yang lebih menyukai pendekatan minimalis dalam segala hal yang mereka lakukan. Ini karena grafik aksi harga hanya memiliki kandil yang menggambarkan aksi harga dari pasangan mata uang tertentu. Oleh karena itu lebih mudah bagi seorang trader untuk melihat pola dan membuat keputusan mengenai apakah mereka harus masuk ke pasar.  

Lalu akan segera menutup posisi yang ada, atau duduk diam dan menunggu saat yang sangat tepat untuk bergerak. Sebaliknya, trader Forex yang tidak menjual pada kecukupan grafik tindakan harga akan menyumbat grafik mereka dengan segala macam indikator dari Bollinger band, MACD, Stochastics dan banyak indikator lainnya. Hal ini membuat grafik menjadi sangat berantakan.

Karena ada dari beberapa indikator tersebut yang akan memerlukan ruang di bagian bawah grafik Anda, karena Anda akan memiliki sedikit ruang untuk bisa mengawasi pergerakan harga itu sendiri. Mempelajari cara menggunakan tindakan harga dalam trading Forex dapat menyelamatkan Anda dari sakit kepala menggunakan grafik yang berantakan untuk membuat keputusan trading.

Bagaimana Cara Menggunakan Aksi Harga dalam Trading Forex?

Ketahui Kapan Pasar Sedang Tren atau Saat
Sedang Berkonsolidasi

Penting bagi setiap trader Forex untuk dengan cepat mengidentifikasi arah umum ke mana arah pasar. Apakah ada uptrend, downtrend atau pasar bergerak sideways/konsolidasi? Grafik tindakan harga dapat memberi Anda semua informasi ini. Misalnya, ketika Anda melihat kandil pada grafik Anda menunjukkan harga tertinggi dan terendah yang lebih tinggi, tren naik sedang berlangsung. Sebaliknya, ketika lower highs dan lower

lows terlihat dengan sangat jelas, tren turun sedang berlangsung. Pergerakan harga menyamping menunjukkan bahwa konsolidasi sedang terjadi karena baik pembeli maupun penjual tidak memegang kendali. Grafik di bawah ini menunjukkan tren bearish, diikuti oleh tren bullish. Bagian di mana harga tidak naik atau turun adalah zona konsolidasi.

Informasi tentang kecenderungan arah pasar tidak cukup bagi Anda untuk membuat keputusan trading. Sebaliknya, Anda memerlukan informasi tambahan yang memberi tahu Anda bahwa inilah saatnya untuk masuk, keluar, atau menunggu hingga kondisi pasar yang lebih baik terwujud.

Setel Pemicu Anda

Tindakan harga dalam trading Forex membuatnya mudah bagi mereka yang telah menguasai pendekatan ini untuk membuat keputusan. Ini karena Anda tidak perlu menganalisis informasi yang disediakan oleh banyak alat sebelum Anda dapat membuka atau menutup posisi. Candlestick pin adalah salah satu yang ditandai dengan garis panjang (pin) di bagian atas atau bawahnya.

Ketika pin bar terjadi pada titik resistance, mungkin saatnya Anda memasuki posisi short (jual). Di sisi lain, ketika Anda mengamati pin candlestick pada titik support, mungkin sudah saatnya Anda membuka posisi beli (buy). Itulah ulasan tentang cara menggunakan aksi
harga dalam Trading Forex. Semoga bermanfaat untuk Anda semua dan saya ucapkan banyak sekali terima kasih.