Cara Mengidentifikasi Tren Trading di Pasar Forex

 

Cara Mengidentifikasi Tren Trading di Pasar Forex – Trader Forex biasanya akan menggunakan berbagai macam alat untuk membuat
keputusan. Sementara beberapa alat atau indikator tersebut bisa sangat rumit, ada juga yang sederhana dan dapat digunakan bahkan oleh trader Forex pemula. Salah satu cara terbaik untuk memahami pasar forex adalah dengan mengidentifikasi tren trading.

Jadi, Apa itu Tren Trading Forex?

Secara sederhana, tren forex adalah arah umum pergerakan harga pasangan mata uang tertentu. Harga secara umum dapat digambarkan sebagai naik (naik) atau turun (menurun). Ada Dua kecenderungan umum itu memberi kita dua tren yang dikenal dalam trading di Pasar Forex.

Tren Naik

Ketika bulls (pembeli) telah memegang kendali, maka harga mata uang akan terus naik, secara umum. Inilah yang disebut dengan tren bullish. Jika Anda melihat grafik candlestick, maka Anda akan segera melihat bahwa akan ada harga tertinggi selama jangka waktu tertentu, seperti 4 jam, dan ini akan terus naik lebih tinggi dari titik tertinggi selama periode trading sebelumnya dalam analisis.

Tren Bearish

Ketika (penjual) adalah mayoritas, kita akan memiliki tren bearish. Ini karena harga akan turun akibat terlalu banyak orang yang menjual sementara pembeli kekurangan pasokan. Sekali lagi, melihat grafik akan menunjukkan kepada Anda bahwa harga terendah pada candle yang menggambarkan aksi harga dalam jangka waktu yang Anda lihat dan ini akan terus turun untuk periode yang lama.

Konsolidasi/Pasar Berombak

Perhatikan bahwa selama tren bullish atau bearish, akan ada saat-saat di mana harga tampaknya tidak mengarah ke mana-mana. Artinya, harga akan berfluktuasi. Kita menyebutnya pasar berombak dan banyak trader memilih untuk tetap keluar dari pasar selama aksi harga tersebut. Penting juga untuk dicatat bahwa sementara tren memberikan arah umum harga selama periode tertentu.

Bagaimana Cara Mengidentifikasi Tren Trading di Pasar Forex?

Harga biasanya akan sangat jarang bergerak naik atau turun sepanjang waktu selama tren ini mendominasi. Sebaliknya, harga juga dapat menelusuri kembali ke arah yang berlawanan karena pembeli atau penjual berdesak-desakan untuk mendapatkan kembali kendali atas pasar Forex. Bagaimana Mengidentifikasi Tren Trading dalam Trading Forex?

Tindakan Harga

Aksi harga juga dapat memberikan Anda cara yang sangat cepat untuk memastikan apakah ada tren bullish atau tren bearish. Berpegang pada contoh grafik candle, seperti yang ditunjukkan pada contoh di bawah, beberapa candle berturut-turut yang menggambarkan tertinggi yang lebih tinggi bersama dengan posisi terendah yang lebih tinggi menunjukkan tren naik. Sebaliknya, candlestick berturut-turut yang menggambarkan lower low dan lower high menunjukkan tren bearish.

Grafik Garis

Sementara candle adalah metode populer yang digunakan untuk melihat tren dalam aksi harga, grafik garis juga menawarkan cara sederhana untuk mendeteksi tren pada tahap awal.

Persilangan Moving Average

Cara lain untuk bisa mengidentifikasi tren yang sedang berkembang adalah dengan menggunakan moving average. Istilah teknis untuk indikator ini adalah MACD (moving average crossover and divergence). Teknik ini akan mengandalkan dua garis yang menunjukkan harga rata-rata mata uang yang bersangkutan. Satu baris melacak kerangka waktu yang lebih pendek, seperti satu hari.

Yang lain melacak jangka waktu yang lebih lama, seperti satu minggu. Garis menunjukkan harga rata-rata untuk lima periode (seperti lima trading satu hari berturut-turut). Itulah ulasan tentang cara mengidentifikasi tren trading di Pasar Forex. Semoga bermanfaat dan saya ucapkan terima kasih.