Trading Margin di Pasar Forex yang Perlu Anda Ketahui

 

Trading Margin di Pasar Forex yang Perlu Anda Ketahui – Trading margin adalah salah satu aspek klasik dari trading spekulatif, juga
dikenal sebagai trading hari. Sementara trading margin umum terjadi di pasar Forex atau mata uang, trading dengan margin berlaku untuk trading jangka pendek apa pun. Margin tersedia untuk trading hari di pasar yang berbeda termasuk berjangka.

Penting untuk memahami cara kerja margin, lebih penting lagi bagaimana cara menghitungnya. Ketika seorang trader memahami konsep trading margin, mereka lebih mampu mengelola risiko pada trading mereka.  Berikut adalah trading margin di Pasar Forex yang Perlu Anda Ketahui:

Apa itu Trading Margin dan Mengapa itu Penting?

Trading margin didefinisikan sebagai trading dengan dana pinjaman dari broker. Pada gilirannya, broker Forex menggunakan dana yang Anda setorkan sebagai jaminan. Tentu saja, terserah pada trader untuk memutuskan apakah mereka tidak ingin menggunakan margin apa pun. Saat memilih demikian, leverage berada dalam rasio 1:1. Artinya trader mengambil tanggung jawab penuh untuk mengelola posisi mereka. Hal ini tidak mungkin bagi sebagian besar waktu.

Leverage adalah uang gratis yang dapat digunakan trader. Oleh karena itu, bahkan trader spekulatif besar menggunakan margin bila tersedia. Ketika digunakan dengan bijak, leverage adalah cara yang bagus untuk menghasilkan keuntungan besar. Trading margin memungkinkan Anda
memperbesar keuntungan Anda.  Hasilnya, ini dapat membantu mengembangkan akun trading dengan lebih cepat.

Namun, ketika trader tidak sepenuhnya memahami cara kerja trading margin, itu dapat menyebabkan kerugian. Trading margin dan manajemen risiko berjalan beriringan. Oleh itu, bahkan jika Anda mengikuti berbagai prinsip manajemen risiko, tanpa mengetahui detail margin, Anda akan gagal. Banyak broker Forex memperjelas saat mendaftar tentang margin yang ingin Anda pilih.

Seperti apa Trading Margin di Pasar Forex yang Perlu Anda Ketahui?

Sementara trader sebelumnya bisa memilih rasio margin sebanyak 1:1000, ini sudah diatur saat ini. Oleh karena itu, level margin tipikal adalah leverage 1:100 atau 1:200. Di tempat-tempat tertentu yang ada di dunia, margin biasanya akan dibatasi hingga 1:50. Hal ini cenderung
menunda banyak trader, terutama bagi mereka yang memiliki modal kecil yang bersedia mengambil risiko.

Pentingnya Trading Margin di Forex

Trading margin di Forex bisa menjadi rumit karena istilah dan perhitungan yang berbeda. Contoh yang sangat mudah dipahami tentang apa itu margin dapat disimpulkan menggunakan hipotek. Ketika Anda membeli rumah, Anda biasanya tidak membelinya secara penuh (kecuali Anda memiliki kantong yang sangat dalam). Untuk sebagian besar, pembeli rumah awalnya akan membayar persentase tertentu dari harga pembelian. Jika pembayaran awal ini sekitar 15% – 20%.

Maka bank biasanya akan turun tangan untuk membiayai sisa 85% – 80% dari harga pembelian rumah. Meskipun Anda memiliki rumah itu, rumah itu masih digadaikan ke bank. Artinya Anda mendapatkan kepemilikan penuh hanya setelah Anda membayar penuh, selama bertahun-tahun. Konsep yang sama juga berlaku dalam trading Forex. Apabila Anda ingin memperdagangkan satu lot standar, yaitu 100.000 unit mata uang, maka Anda tidak perlu memiliki uang senilai 1,4 milliar.

Sebaliknya, Anda juga dapat menggunakan modal hanya 14 juta rupiah. Kemudian, hal itu akan tergantung pada jumlah margin yang diperlukan untuk trading, broker mengunci jumlah ini selama durasi trading. Risiko utama dengan trading margin di PasarFo rex adalah bahwa jika Anda ceroboh, Anda akhirnya kehilangan modal yang Anda investasikan, dan kadang-kadang bahkan lebih.